Jogja Gallery

Visit Jogja Gallery
Jl. Pekapalan 7, Alun-Alun Utara
Yogyakarta - Indonesia
Telp. +62-274 419999, 412021, 7161188
Fax. +62 274 412023
Email: jogjagallery@yahoo.co.id

The Art of Kris, Mystique

  • Tanggal: 26 Jul 2008 - 10 Aug 2008
  • Kurator: Mikke Susanto

Pameran Seni Visual dan Kris
MISTIK

Jogja Gallery, Juni 2008

Keris telah menjadi tanda kebesaran dan keagungan bangsa Indonesia. Peristiwa-peristiwa, cerita dan mitos mengenainya telah menjadi keunggulan tersendiri dibanding senjata lainnya di dunia. Salah satu kekhususan--selain asal-muasal, bahan/ teknik pembuatan, empu sang pembuat, fungsi serta pola hias--yang ada pada keris adalah sifat-sifatnya. Keris yang semula hanya dipandang sebagai alat pertahanan maupun senjata melawan musuh, kini telah dianggap sebagai hiasan yang “ampuh”. Sifat keris yang semula hanya dipandang sebagai sesuatu yang rasional, kini telah menjadi benda seni yang “berkhasiat”, melampaui ranah ilmiah. Keris telah menjadi sebuah benda koleksi, benda kenangan dengan rahasia besar sekaligus menyimpan aroma dan intisari mistik (essence of mystique) yang menarik.

Biasanya aroma mistik terpancar kuat bila keris dikaitkan dalam hal-hal yang berbau klenik. Klenik dalam politik, klenik dalam ekonomi dan klenik dalam urusan sosial masyarakat telah menjadi cerita yang tiada habisnya. Proses kreatif sang empu, cara pembuatan, cara pemeliharaan, petuah dan petunjuk atas simbol di balik sebuah keris, kebudayaan yang timbul atas pemakaian keris telah dipercaya memunculkan wacana yang bersifat mistik. Padahal persoalan (mistik) keris tidaklah selalu bercerita tentang hal-hal ajaib dan keramat, namun juga ribuan cerita perihal tata hidup yang mendalam yang jauh dari persoalan klenik. Karena pesona yang mendalam tentang pelajaran hidup itulah UNESCO menempatkan keris sebagai heritase dunia. Penghormatan lainnya, keris juga telah dimasukkan sebagai bagian dari kamus seni (art dictionary) di seluruh dunia.

Meski tidak berupaya ‘menghakimi perkara kebaikan dan kebenaran’ atasnya, pameran ini berupaya untuk menjelaskan beragam hal yang konon telah dianggap mistik atau rahasia dan mitos dalam wacana keris. Dengan memamerkan keris-keris yang pernah ‘hidup’ di masa kerajaan tertentu di Nusantara, pameran ini juga berkeinginan memberi kesadaran bahwa keris bukanlah sekadar benda keramat yang indah secara fisik, namun karena sifat mistiknya dapat mengubah zaman dan mempengaruhi masyarakat tertentu, dapat juga dideteksi.

Untuk itulah selain memamerkan sejumlah keris pusaka dalam pameran ini, beberapa perupa muda-ternama Indonesia akan diundang untuk merespon hal-hal yang terkait dengan keris (terutama hal yang esensial terhadap mitos dan mistiknya) dalam kreativitas seni kontemporer. Dengan demikian dapat dilacak sejauh manakah keris di mata perupa kontemporer Indonesia saat ini. Hal-hal menarik semacam inilah yang hendak dilantunkan dalam pameran ini.

Agenda Jogja Gallery