Jogja Gallery

Visit Jogja Gallery
Jl. Pekapalan 7, Alun-Alun Utara
Yogyakarta - Indonesia
Telp. +62-274 419999, 412021, 7161188
Fax. +62 274 412023
Email: jogjagallery@yahoo.co.id

Pameran Sketsa dan Fotografi 'MATA-MATA JOGJA': 'Menapaki Kota lewat Sketsa'

  • Tanggal: 03 Nov 2007 - 18 Nov 2007
  • Kurator: Mike Susanto

Mengawali bulan November 2007, ruang pamer Jogja Gallery akan dipenuhi karya fotografi koleksi museum di Prancis -- 'Objectif Paris' [ruang pamer lantai bawah] dan karya sketsa dan fotografi tentang kota Yogyakarta -- "Mata-mata Jogja" [ruang pamer lantai atas]. Khusus di ruang pamer lantai atas, melalui karya seni yang tergolong sederhana ini, kita akan melihat sebuah 'diorama visual' yang direpresentasikan lewat media pensil, pena, tinta cina dan cat air di atas kertas. Semua sketsa yang terhampar dalam ruang pamer [atau sebagian tercetak dalam kartu pos] ini difungsikan untuk melacak kembali situasi terakhir kota Jogja. Terdiri dari berbagai hal, mulai dari bangunan tua dan bersejarah [dalam pameran ini ditampilkan foto-foto kuno bangunan yang ada di Jogja sebagai pembanding], hamparan sawah di sebuah desa, potret kehidupan, tetumbuhan, senjata tradisional dan beberapa makanan khas yang masih ada saat ini. Sketsa-sketsa ini dikerjakan oleh tujuh perupa muda yang nota bene telah sekian tahun tinggal dan hidup di Jogja. Dengan berbekal keterampilan akademis, seperti halnya ketika mereka menimba ilmu sketsa di Institut Seni Indonesia [ISI] Yogyakarta, hasil karya yang mereka buat, sangat layak diapresiasi.

Sekilas sketsa-sketsa ini hanya seperti laiknya gambar tangan biasa tentang sebuah objek. Namun jika diperhatikan lebih detail, gambar-gambar atau objek yang tergambar ini merupakan kilasan dan dokumentasi yang menggambarkan situasi kota Jogja saat ini. Sebuah situasi kota dengan karakter khas yang berada di ambang perubahan. Perubahan siklus yang tidak saja berakar pada ranah kehidupan manusianya sendiri, namun juga tersangkut karena perubahan alamnya. Entah juga karena gempa yang pernah melanda setahun yang lalu mau pun karena situasi pikiran anggota komunitasnya yang terpengaruh oleh peradaban lain yang kini mulai masuk di dalam ruang dan tata kota Jogja.

Gambar-gambar yang mungkin terkesan remeh ini ternyata menyimpan seribu kenangan bagi siapa saja. Di tengah perubahan tak bisa ditahan, kekacaubalauan yang mungkin tak terhindarkan, dan situasi tak menentu yang mungkin kan kita lewati, membuahkan kesadaran untuk melakukan pencatatan sedini mungkin. Kita harus bergerak ke depan, membentuk peradaban baru. Kita juga harus segera berbenah di tengah perubahan itu sendiri. Dan jangan lupa bahwa kita sesungguhnya memiliki kekayaan lokal dan catatan berharga kegemilangan masa lalu. Oleh sebab itu, sketsa -- di samping fotografi--adalah jalan sederhana yang sangat efektif digunakan untuk tujuan itu. Dan salah satu ikhtiar yang ingin ditegaskan dalam pameran ini adalah bahwa sketsa dan fotografi layak disandingkan sebagai instrumen penting pencatat kehidupan. Tak salah bila pameran sketsa dan fotografi 'Mata-mata Jogja' dirangkai sebagai pendamping pameran fotografi 'Objectif Paris' di Jogja Gallery.

Perupa yang tampil:

  • Denny 'Snod' Susanto
  • Deskhairi
  • M. Alfairuz Hasby
  • M. Fadlil Abdi
  • Masriel
  • Muji Harjo
  • WM. Hendrik

Keterangan image di atas karya Muji Harjo, 'Ngejaman Kraton Yogyakarta', mixed media on paper, 30 x 42 cm, 2007.

Agenda Jogja Gallery