Jogja Gallery

Visit Jogja Gallery
Jl. Pekapalan 7, Alun-Alun Utara
Yogyakarta - Indonesia
Telp. +62-274 419999, 412021, 7161188
Fax. +62 274 412023
Email: jogjagallery@yahoo.co.id

GOLDEN BOX #3 DAN JOHAN JOMAMPI

  • Tanggal: 07 Aug 2009 - 30 Aug 2009
  • Kurator: Jogja Gallery

Keindahan Lahir dari pemikiran yang Indah

Suatu keindahan akan terlahir melalui perjalanan sebuah proses yang didasari oleh Indahnya pola pikir manusia. Ini merupakan sebuah bukti nyata yang ditunjukkan para perupa yang tergabung pada program Golden Box # 3, Edisi Maret – Agustus 2009, di Jogja Gallery.
Atas support, kerja keras dan antusiasnya para peserta yang tertarik pada program ini, menjadikan kami tim seleksi Jogja Gallery melakukan seleksi yang panjang. Proposal yang masuk ke Jogja Gallery ada sekitar 90 peserta dan terkumpul 300 foto karya diajukan. Dari sekian proposal yang masuk, terpilih 51 peserta, 53 karya lolos seleksi. Berbagai macam karya yang masuk seleksi berupa: lukisan, patung, grafis, keramik, instalasi dan fotografi. Keberagaman ini membuat tambah variatifnya karya. Kami bangga karena program ini disambut baik para seniman baik yang akademis mau pun yang otodidak dan berasal dari berbagai daerah seperti Yogyakarta, Solo, Surabaya, Sidoarjo, Bali. Kegiatan ini terbuka bagi siapa saja yang memang mempunyai kompetensi tinggi di bidang seni rupa khususnya.

Unik, menarik, & patut dikoleksi
Dari pemikiran mereka semua bisa terwujud menjadi karya-karya yang patut untuk diapresiasi. Ada beberapa keunikan yang ditampilkan mulai dari media dan bahan yang digunakan sederhana berupa pencil sampai bermacam materi bahan seperti kain, benang, selain bahan yang biasa digunakan seperti cat dan media lainnya.
Wujudnya pun beraneka macam, ada yang unik seperti karya Chandra Eko Winarno yang judulnya Cayang merupakan singkatan dari catur wayang merupakan karya keramik. Kolase karya Anto Sukanto, Be_Happy, adalah aplikasi batik, benang, dan akrilik secara visual dituangkannya secara menarik di atas kanvas. Fotografi karya Prasetia Fauzani, Mata Buyung mencuri perhatian karena cara pengambilan objectnya close up dan tajam dengan wajah anak kecil dilengkapi teks berupa sindiran terhadap tayangan televisi yang kurang bermanfaat, karena dari buka mata pagi (bangun tidur) sampai menutup mata kembali berita tentang selebritis tak habis-habis. Emangnya Gue Pikirin!! karya V. Dedy Reru dengan lukisannya mampu membuat hati kita tergelitik tentang sifat kekanak-kanakkannya anak kecil yang tidak mau tau sekelilingnya, yang penting asyik. Sketsa pensil karya Solichin, yang medianya sangat sederhana, tetapi tidak kalah menarik bila disandingkan dengan karya-karya lainnya.

Program ini adalah salah satu wujud kepedulian Jogja Gallery terhadap perkembangan seni rupa Indonesia. Selamat mengapresiasi, kembangkan dan perjuangkan.


Puji Rahayu, S.Sn.
Koordinator Program Golden Box # 3


Mimpi Memanjakan Diri
Anda boleh bertanya-tanya apa dari impian yang begitu mempesonakan saya. Mungkin perpaduan antara yang surealis dan penyangkalan tanggung jawab yang saya alami dalam mimpi yang menarik bagi saya. Begitu pula saya juga mengakui kenyataan bahwa mimpi tidak boleh saya sepelekan. Impian mampu memanjakan serta mengganggu kehidupan sehari-hari saya – saat mimpi kita membuka diri terhadap kemungkinan mimpi buruk.
Impian dianggap sebagai serangkaian imej, ide dan emosi yang mengunjungi pikiran kita pada tahap-tahap tidur tertentu. Ada banyak teori juga tentang hal ini, apakah dari Sigmund Freud yang memandang mimpi sebagai ungkapan ketakutan dan keinginan paling dalam dari si pemimpi, dan ada juga teori lucid dreaming yaitu mimpi sadar dan apakah itu mempertanyakan keberadaan dalam ‘dunia yang nyata’, di samping berbagai teori yang lainnya. Ada banyak sejarah dan filsafat yang tersembunyi di dalam istilah ‘mimpi’ dan begitu banyak yang menarik minat saya dalam tema ini sehingga terasa sukar bagi saya untuk mengungkapkan diri sendiri secara singkat.
Pameran ini terdiri dari serangkaian ilustrasi digital dan karya video yang menggambarkan berbagai impian dan kemanjaan diri yang samar. Ini juga suatu eksplorasi kekuatan jiwa manusia dan caranya menangani persepsi-persepsi realitas. Apakah kita sedang mengalah pada suatu gaya hidup yang manja ataukah realitas yang kita pandang ini hanya sekedar suatu mimpi yang luar biasa terang. Ungkapan-ungkapan ini berasal baik dari pengalaman pribadi maupun dari pengamatan sifat-sifat buruk yang ada dalam kehidupan sehari-hari di Australia maupun Indonesia.
Saya terbiasa menggambar pikiran-pikiran saya yang acak di komputer saya atau di potongan-potongan kertas dan saya merasa itu upaya pikiran bawah sadar saya berbicara dengan saya. Oleh karena itu saya merendam diri saya dalam dunia mimpi dan kemanjaan yang surealis pada tahun yang lalu dan kini saya sajikan kepada Anda apa yang saya temukan tersembunyi di sudut pikiran saya.
Silakan nikmati ilustrasi saya dan biarkan Anda terbawa oleh impian Anda sendiri.

Agenda Jogja Gallery